Liputan Rakyat Parepare
Posted on
• parepare

Akses Pemakaman Hanya Jalan Kaki, Bhabinkamtibmas Parepare Ikut Gotong Jenazah Warga

Author
Akses Pemakaman Hanya Jalan Kaki, Bhabinkamtibmas Parepare Ikut Gotong Jenazah Warga

PAREPARE – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Baru, Brigpol Akrab, saat membantu mengantar jenazah Abdul Khalid ke pemakaman di Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Rabu (14/10/2026).

Bersama Ketua RW Rudi Salam Ismail dan warga sekitar Sanrangenge, Brigpol Akrab ikut mengangkat tandu jenazah menuju tempat peristirahatan terakhir almarhum.

Perjalanan menuju pemakaman harus ditempuh dengan berjalan kaki karena akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan. Polisi dan warga pun bergotong royong membawa jenazah hingga tiba di lokasi pemakaman.

Almarhum Abdul Khalid diketahui merupakan penyandang disabilitas yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi sulit. Kehadiran warga dan Bhabinkamtibmas dalam prosesi tersebut menjadi bentuk solidaritas di tengah suasana duka.

Keterlibatan Brigpol Akrab memperlihatkan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga membangun hubungan sosial dengan warga di wilayah binaannya.

Kehadiran polisi dalam situasi duka dapat menjadi bentuk dukungan moral bagi keluarga sekaligus memperkuat kedekatan antara aparat dan masyarakat.

Selain menjalin kedekatan dengan warga, Bhabinkamtibmas juga mendorong masyarakat agar aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Komunikasi terbuka antara polisi dan masyarakat dinilai penting untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini. Warga juga diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi maupun persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.

Di Kelurahan Kampung Baru, kebersamaan yang terlihat dalam prosesi pemakaman tersebut menjadi gambaran sederhana tentang pentingnya solidaritas sosial.

Di tengah keterbatasan akses menuju pemakaman, warga dan polisi saling membantu agar almarhum dapat diantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya. Sebuah tindakan sederhana yang memperlihatkan bahwa kehadiran aparat di tengah masyarakat juga berarti kepedulian saat warga membutuhkan bantuan. (*)