Liputan Rakyat Parepare

admin

Just another HTMLy user

  • Posted on
    Cegah Kebakaran dan Kriminalitas, Bhabinkamtibmas Lapadde Ajak Warga Waspada

    PAREPARE – Bhabinkamtibmas Kelurahan Lapadde, Aiptu Mustamin Endang, mengingatkan warga agar tidak membakar sampah sembarangan saat kondisi cuaca kering. Kebiasaan tersebut berisiko memicu kebakaran, terutama ketika lingkungan sekitar mudah terbakar.

    Imbauan itu disampaikan saat Mustamin menyambangi perangkat kelurahan dan warga di Jalan Mangando, Kelurahan Lapadde, Kota Parepare, Rabu (14/10/2026).

    Selain mengingatkan bahaya kebakaran, ia mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas dan bencana alam. Warga juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu keamanan maupun membahayakan keselamatan.

    Kunjungan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mempererat komunikasi antara kepolisian, pemerintah kelurahan, dan masyarakat. Kerja sama ketiganya dinilai penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan.

    Upaya menjaga ketertiban tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat. Partisipasi masyarakat juga diperlukan, mulai dari menjaga lingkungan sekitar, mengenali potensi gangguan keamanan, hingga menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

    Melalui komunikasi langsung dengan warga, Bhabinkamtibmas diharapkan dapat membantu mendorong pencegahan gangguan keamanan sejak dini.

    Selain menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kegiatan tersebut juga berkaitan dengan dukungan terhadap program pemerintah, termasuk penguatan ketahanan pangan di wilayah Kelurahan Lapadde.

    Kesadaran warga untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan lingkungan diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

  • Posted on
    Hadir di GOR Mandiri, Waka Polres Parepare Kompol Saharuddin Sebut UMPAR Pencetak SDM Unggul Parepare

    PAREPARE – Wakapolres Parepare Kompol Saharuddin mendorong 597 lulusan Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) berkontribusi bagi pembangunan daerah dan menjadi pelopor dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Pesan itu disampaikan Saharuddin saat menghadiri Wisuda Program Sarjana, Magister, dan Doktor ke-40 UMPAR di GOR Mandiri, Jalan Gelora Mandiri, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Rabu (14/10/2026).

    Wakapolres Parepare Kompol Saharuddin, S.H., M.H., M.Si. hadir mewakili Kapolres Parepare dalam acara yang dihadiri sekitar 2.500 orang tersebut.

    “Kami dari Polres Parepare mengucapkan selamat dan sukses kepada 597 wisudawan UMPAR yang hari ini dikukuhkan. Ini adalah pencapaian luar biasa, tidak hanya bagi pribadi wisudawan, tetapi juga bagi kemajuan pendidikan di Kota Parepare,” ujar Saharuddin.

    Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi perlu diikuti dengan kontribusi nyata bagi masyarakat. Para lulusan diharapkan mampu menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk menjawab berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.

    Saharuddin menilai, lulusan perguruan tinggi memiliki potensi besar untuk membantu menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis. Bekal pendidikan yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran hukum, memperkuat kepedulian sosial, dan mendorong masyarakat menaati aturan.

    “Kami berharap para sarjana, magister, dan doktor yang baru saja diwisuda ini dapat mengamalkan ilmunya di tengah masyarakat, menjadi pelopor dalam menjaga kamtibmas, dan berkontribusi nyata untuk pembangunan daerah,” katanya.

    Ia juga menyoroti pentingnya hubungan antara kepolisian dan kalangan akademisi. Kerja sama keduanya dapat membuka ruang bagi edukasi hukum, pencegahan gangguan keamanan, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban.

    Pada wisuda ke-40 tersebut, UMPAR mengukuhkan 597 lulusan yang terdiri atas 518 sarjana (S1), 62 magister (S2), dan 17 doktor (S3) dari Fakultas Agama Islam.

    Fakultas Teknik menjadi penyumbang lulusan sarjana terbanyak dengan 232 orang. Berikutnya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis meluluskan 87 orang, Fakultas Ilmu Kesehatan 52 orang, Fakultas Hukum 41 orang, Fakultas Agama Islam 39 orang, Fakultas Peternakan, Pertanian, dan Perikanan 34 orang, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 33 orang.

    Prosesi wisuda dipimpin Rektor UMPAR Dr. Patahuddin Hakim, M.Pd. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar alumni dan penyerahan daftar alumni kepada Ketua Ikatan Alumni UMPAR, Dr. Buhaerah, S.Pd., M.Pd.

    Bertambahnya lulusan dari berbagai bidang keilmuan diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia di Parepare. Para alumni juga diharapkan mampu menerapkan pengetahuan, menjaga integritas, dan mengambil peran aktif dalam kehidupan sosial.

    Bagi Saharuddin, tantangan para lulusan tidak berhenti setelah menerima gelar akademik. Ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi perlu diwujudkan melalui karya, pengabdian, dan kontribusi yang dirasakan langsung oleh masyarakat. (*)

  • Posted on
    Kapolsek Soreang Dukung Pelayanan Warga Pada Prosesi Nikah Gratis di Parepare

    PAREPARE – Kapolsek Soreang AKP Amir Usman menghadiri prosesi nikah massal gratis yang diikuti enam pasangan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Rabu (14/10/2026).

    Pernikahan berlangsung di aula KUA Soreang, Jalan Andi Mappagulung, Kelurahan Bukit Indah, sekitar pukul 09.30 Wita. Program tersebut diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Soreang bekerja sama dengan KUA setempat.

    Enam pasangan yang menikah yakni Ilham Thalib dan Erni, Heri dan Kesya Olivia Lesnussa, Riswan dan Suci Ramadani, Rudi dan Sari Bulan, Muhammad Ali Imran dan Hasnawati, serta Lukman dan Finasti.

    Kehadiran Amir Usman dalam acara tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan baik antara kepolisian, pemerintah setempat, dan masyarakat.

    Prosesi pernikahan berlangsung melalui tahapan penyerahan wali nikah, penyampaian pesan pernikahan, pengucapan akad, hingga penyerahan buku nikah kepada masing-masing pasangan.

    Sejumlah pejabat dan unsur masyarakat turut menghadiri acara tersebut, di antaranya Camat Soreang Andi Nur Pati Katoe, perwakilan Pemerintah Kota Parepare, Kementerian Agama, Pengadilan Agama, para lurah, serta personel TNI-Polri.

    Kolaborasi pemerintah kecamatan dan KUA dalam penyelenggaraan nikah gratis menjadi salah satu bentuk pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Dukungan dari berbagai unsur diharapkan membantu menciptakan suasana yang tertib dan kondusif selama kegiatan berlangsung.

    Bagi Polsek Soreang, komunikasi dan kemitraan dengan pemerintah serta masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Kedekatan tersebut juga membuka ruang bagi kepolisian untuk memahami kebutuhan warga sekaligus memperkuat koordinasi dalam menghadapi persoalan di lingkungan masyarakat.

    Kegiatan yang mempertemukan pemerintah, lembaga keagamaan, aparat keamanan, dan masyarakat membutuhkan koordinasi agar dapat berjalan lancar.

    Kehadiran Kapolsek Soreang dalam prosesi nikah massal tersebut menunjukkan keterlibatan kepolisian dalam kehidupan sosial masyarakat, tidak terbatas pada penanganan gangguan keamanan.

    Melalui hubungan yang terjalin baik, Polsek Soreang diharapkan dapat terus membangun kepercayaan masyarakat dan memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak untuk menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif.

  • Posted on
    Akses Pemakaman Hanya Jalan Kaki, Bhabinkamtibmas Parepare Ikut Gotong Jenazah Warga

    PAREPARE – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Baru, Brigpol Akrab, saat membantu mengantar jenazah Abdul Khalid ke pemakaman di Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Rabu (14/10/2026).

    Bersama Ketua RW Rudi Salam Ismail dan warga sekitar Sanrangenge, Brigpol Akrab ikut mengangkat tandu jenazah menuju tempat peristirahatan terakhir almarhum.

    Perjalanan menuju pemakaman harus ditempuh dengan berjalan kaki karena akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan. Polisi dan warga pun bergotong royong membawa jenazah hingga tiba di lokasi pemakaman.

    Almarhum Abdul Khalid diketahui merupakan penyandang disabilitas yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi sulit. Kehadiran warga dan Bhabinkamtibmas dalam prosesi tersebut menjadi bentuk solidaritas di tengah suasana duka.

    Keterlibatan Brigpol Akrab memperlihatkan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga membangun hubungan sosial dengan warga di wilayah binaannya.

    Kehadiran polisi dalam situasi duka dapat menjadi bentuk dukungan moral bagi keluarga sekaligus memperkuat kedekatan antara aparat dan masyarakat.

    Selain menjalin kedekatan dengan warga, Bhabinkamtibmas juga mendorong masyarakat agar aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

    Komunikasi terbuka antara polisi dan masyarakat dinilai penting untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini. Warga juga diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi maupun persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.

    Di Kelurahan Kampung Baru, kebersamaan yang terlihat dalam prosesi pemakaman tersebut menjadi gambaran sederhana tentang pentingnya solidaritas sosial.

    Di tengah keterbatasan akses menuju pemakaman, warga dan polisi saling membantu agar almarhum dapat diantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya. Sebuah tindakan sederhana yang memperlihatkan bahwa kehadiran aparat di tengah masyarakat juga berarti kepedulian saat warga membutuhkan bantuan. (*)